Langsung ke konten utama

Manfaat Kemasan Daun Pisang

Salah satu kemasan yang paling banyak digunakan adalah kemasan daun pisang. Kemasan daun pisang merupakan salah satu kemasan yang memiliki kelebihan jika dibandingkan yang lainnya. Ditengah persaingan kemasan daun pisang tetap menjadi pilihan untuk makanan tradisional. 
Kemasan daun pisang doko cangkuli

Beberapa makanan masih eksis menggunakan daun pisang bahkan masih sulit untuk tergantikan. Diantaranya kue bugis, kue nagasari, lemper, botok, pepes, lontong dan nasi bakar. Kue bugis seperti doko-doko utti, doko cangkuli, songkolo dan lainnya. Kesemua makanan ini saya rasa sulit untuk digantikan.  

Beberapa kelebihan dari kemasan daun pisang diantaranya : 

Aroma Khas

Makanan yang dibungkus dengan daun pisang memilki aroma yang khas. Aroma tersebut memberikan selera yang baik sehingga nafsu makan ketika memakan makanan yang dibungkus daun pisang semakin nikmat. Penggunaan daun pisang untuk makanan yaitu bisa sebagai pembungkus dan bisa sebagai alas untuk makan. 

Memiliki Anti Oksidan

Daun pisang mengandung anti oksidan yang untuk menjaga tubuh dari radikal bebas. Anti oksidan tersebut berupa polifenol. Anti oksidan tersebut bisa mencegah radikal bebas sehingga dapat mencegah penyebaran kanker dalam tubuh. 

Makanan yang dibungkus daun pisang bisa menyerap kandungan gizi dari daun pisang. Termasuk menyerap antioksidannya. Dengan demikian makanan yang dibungkus dengan daun pisang bisa menambah nilai gizi. 

Anti Bakteri dan Kuman

Salah satu kandingan kulit pisang adalah zat lilin. Zat lilin yang terdapat pada daun pisang mampu membunuh kuman dan bakteri. Zat lilin tersebut mampu menjaga masuknya kuman dalam makanan. 

Disamping itu kandungan anti oksidan yang terdapat pada daun mampu menangkal radikal bebas. Kemampuan zat itulah yang mampu mencegah dan membunuh sel-sel kuman yang mau masuk. Walaupun sudah mengandung zat anti bakteri tetap kita harus mencuci sebelum dipakai. Sebab bukan hanya bakteri yang bisa menyebabkan penyakit tetapi debu juga harus di atasi. 

Memiliki Aroma Khas

Daun memiliki aroma yang khas. Aroma itu memiliki kemampuan untuk meningkatkan selerah. Disamping itu, juga memiliki bau yang khas sehingga makanan yang dibungkus dengan daun pisang akan menjadi lebih enak dan nikmat. Apalagi makanan yang dibakar akan mengeluarkan aroma yang lebih baik. 

Makanan Menjadi Lebih Sehat

Makanan yang dibungkus dengan daun pisang akan memberi kesehatan yang optimal. Hal ini ada kaitannya dengan anti oksidan yang terdapat pada daun pisang. Zat lilin yang ada pada daun pisang mampu menahan serangan bakteri dan virus. 

Daun pisang juga memiliki bakteri positif sehingga mampu memperbaiki sistem pencernaan dalam tubuh. Disamping itu anti oksidan mampu menangkal radikal bebas. Dengan demikian tubuh akan menjadi lebih sehat.

Ramah Lingkungan

Daun pisang merupakan bahan organik yang cepat diurai, hal ini ada kaitannya dengan kesehatan lingkungan. Penggunaan daun pisang ini mampu membuat lingkungan menjadi sehat. Daun pisang ini bila terurai akan menjadi pupuk bagi tanaman disekitar. 

Dan begitu pula proses penguraiannya akan berjalan cepat walaupun tanpa proses yang rumit. Jika dibandingkan dengan pelastik daun pisang ini tidak menimbulkan kerusakan. Kalau pelastik bertumpuk dalam tanah menyebabkan keracunan lingkungan. Karena sampah pelastik tidak bisa diurai dalam tanah. 

Demikianlah penjelasan kami tentang daun pisang dan semoga bermanfaat. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEKURANGAN KEMASAN KAYU

Kemasan kayu memiliki banyak kelebihan jika dibanding kemasan sejenis lainnya seperti besi, pelastik ataupun rotan. Kelebihan yang dimaksudkan adalah dari segi mekanis atau kekuatannya. Kayu memiliki kekuatan saat ditekan dan agak lentur. Segi estetika kayu memiliki keindahan dan memiliki tekstur yang bagus dan kayu memiliki banyak variasi. Sehingga kita bisa membuat kemasan sesuai keinginan. Kayu sifatnya ringan sehingga bisa terapung karena memiliki berat jenis yang ringan.  Misalnya ketika mau mengirim barang peca belah kayu merupakan pilihan terbaik untuk dijadikan sebagai kemasan. Alasannya kayu mampu menjaga barang dari pecah, begitu pula saat pengiriman menghemat biaya karena sangat ringan jika dibandingkan dengan besi.  Disamping kelebihan ternyata kayu juga memiliki kelemahan, diantaranya :  1. Mudah Diserang Serangga Benerapa jenis kayu sifatnya lunak sehingga mudah diserang rayap maupun serangga lainnya. Dengan kelemahan ini maka kita harus menggunakan zat kimi...

JENIS-JENIS BAHAN KEMASAN MAKANAN DAN MINUMAN

Kesehatan adalah sesuatu yang paling penting dari hidup kita. Karena kalau kita sehat berarti kita bisa menikmati hidup. Salah satu yang harus kita jaga adalah pola makan. Berbagai jenis makanan yang sering kita maka diantaranya makanan mentah, makanan olahan, makanan yang dikemas dan lain-lain. Baca Juga : Manfaat kemasan daun pisang bagi kesehatan dan kesehatan lingkungan Yang akan kami bahas pada kesempatan ini adalah kemasan. Kemasan sangat mempengaruhi kualitas suatu produk makanan. Kemasan yang kelihatan baik akan lebih disukai oleh konsumen jika dibanding dengan kemasan seadanya atau yang tidak punya kemasan sama sekali. Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan lebih jauh tentang jenis-jenis kemasan. Dalam rangka menjaga kesehatan maka kita pintar memilih kemasan yang akan kita beli atau untuk dijadikan sebagai bahan konsumsi. Tujuan dari penjelasan ini adalah untuk mengetahui resiko yang mungkin timbul saat mengkonsumsi makanan kemasan. Berikut ini beberapa jenis bahan ke...

KEMASAN PELASTIK DAN BAHAYANYA

Bahan pengemas yang satu ini mudah didapat dan sangat fleksibel penggunaannya. Selain untuk mengemas langsung bahan makanan, seringkali digunakan sebagai pelapis kertas. Jenis plastik sendiri beraneka ragam, ada Polyethylene , Polypropylen , Poly Vinyl Chlorida (PVC), dan Vinylidene Chloride Resin . Secara umum plastik tersusun dari polimer yaitu rantai panjang dan satuan-satuan yang lebih kecil yang disebut monomer. Polimer ini dapat masuk dalam tubuh manusia karena bersifat tidak larut, sehingga bila terjadi akumulasi dalam tubuh akan menyebabkan kanker. Bila makanan dibungkus dengan plastik, monomer-monomer ini dapat berpindah ke dalam makanan, dan selanjutnya berpindah ke tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bahan-bahan kimia yang telah masuk ke dalam tubuh ini tidak larut dalam air sehingga tidak dapat dibuang keluar, baik melalui urin maupun feses (kotoran). Yang relatif lebih aman digunakan untuk makanan adalah Polyethylene yang tampak bening, dan Polypropylen yang lebih lembut...